0817-6544-333 lomboktransportasi@gmail.com Dekat Bandara Internasional Lombok
RAJAWALI RENTAL SCOOTER
Bahasa
🇮🇩Bahasa Indonesia 🇬🇧English 🇨🇳中文 (简体)
Mata Uang

Sesuai hukum Indonesia, mata uang pembayaran jasa sewa adalah Rupiah (IDR). Mata uang selain Rupiah hanya sebagai referensi.

Cara Memilih Skuter yang Tepat di Lombok: Scoopy, NMax, ADV atau XMax

Dipublikasikan 04 Oct 2026

Kembali ke semua artikel Panduan Cara Memilih Skuter yang Tepat di Lombok: Scoopy, NMax, ADV atau XMax

Menjelajahi Lombok dengan motor adalah cara paling bebas untuk menikmati pulau ini. Anda bisa berhenti kapan saja di pantai yang menarik, warung pinggir jalan, atau spot sunset tanpa terikat jadwal sopir. Tapi motor yang salah bisa membuat liburan kurang nyaman: pegal, kewalahan di tanjakan, atau bagasi tidak muat.

Berikut panduan memilih skuter sewaan di Lombok dari Rajawali Rental Scooter, supaya pilihan Anda sesuai kebutuhan.

Kenali Dulu Medan dan Rute Perjalanan Anda

Jalan di Lombok sangat bervariasi:

Mataram, Senggigi, dan Bandara Lombok (BIL): jalan lebar dan mulus, cocok untuk semua jenis skuter.
Kuta Mandalika, Tanjung Aan, dan Selong Belanak: umumnya mulus dengan sedikit tanjakan dan turunan.
Sembalun, Senaru, dan kaki Rinjani: jalan berkelok dan menanjak panjang, butuh tenaga dan rem yang baik.
Pantai-pantai Lombok Timur dan Selatan yang masih terpencil: beberapa ruas berlubang, berpasir, atau berbatu.

Semakin berat medannya, semakin besar skuter yang sebaiknya Anda pilih.

1. Honda Scoopy: Ringan, Lincah, dan Irit

Cocok untuk: solo traveler, pasangan dengan barang sedikit, dan keliling kota atau area wisata dekat.

Scoopy bermesin sekitar 110 cc dan bobotnya ringan. Jok rendah membuat pengendara yang bertubuh mungil lebih percaya diri, termasuk pemula yang belum terbiasa naik motor di jalan asing. Konsumsi bahan bakarnya hemat, jadi cocok untuk sewa jangka panjang.

Kelebihan:

Mudah dikendalikan dan diparkir
Paling hemat bensin
Biaya sewa umumnya paling terjangkau

Kekurangan:

Tenaga terbatas di tanjakan panjang, terutama saat berboncengan
Bagasi dan kenyamanan di jarak jauh kalah dari skuter besar
2. Yamaha NMax: Pilihan Paling Seimbang

Cocok untuk: pasangan, wisatawan yang ingin keliling pulau, dan perjalanan lintas kota.

NMax (155 cc) adalah skuter yang paling sering jadi favorit penyewa. Tenaganya cukup untuk tanjakan dan jalan raya, joknya luas, dan bagasinya lumayan untuk menyimpan jas hujan, tas kecil, atau helm. Posisi duduknya nyaman untuk perjalanan beberapa jam, misalnya Mataram–Kuta atau Senggigi–Pantai Selong Belanak.

Kelebihan:

Tenaga dan kenyamanan seimbang
Stabil di kecepatan tinggi
Nyaman untuk berboncengan

Kekurangan:

Lebih berat dari Scoopy, sehingga lebih menantang bagi pemula bertubuh kecil
Konsumsi bensin lebih tinggi
3. Honda ADV: Tangguh untuk Medan Variatif

Cocok untuk: petualang yang ingin menjelajah pantai tersembunyi dan jalan yang kurang mulus.

ADV (150/160 cc) bergaya skuter petualang. Suspensinya lebih tinggi dan lebih empuk, serta ban dan ground clearance-nya lebih siap menghadapi jalan rusak. Di Lombok, ini sangat terasa untuk rute menuju pantai-pantai terpencil di selatan dan timur pulau.

Kelebihan:

Lebih nyaman di jalan rusak, berlubang, atau berbatu
Tampilan gagah
Stabil di tanjakan dan turunan

Kekurangan:

Jok lebih tinggi, jadi pengendara bertubuh mungil mungkin kesulitan menapak
Tarif sewa biasanya lebih tinggi dari Scoopy dan NMax
4. Yamaha XMax: Kelas Premium untuk Touring Jauh

Cocok untuk: touring lintas pulau, pasangan yang mengutamakan kenyamanan, dan perjalanan panjang.

XMax (250 cc) adalah skuter terbesar dalam daftar ini. Tenaganya melimpah, bagasi luas, dan posisi duduk lega untuk dua orang. Di jalan Lombok yang panjang dan relatif sepi, mulai dari lintasan Mandalika hingga jalur Sembalun, XMax terasa tenang dan stabil.

Kelebihan:

Tenaga terbesar dan paling nyaman di jarak jauh
Bagasi luas
Tangki besar sehingga jarang mengisi bensin

Kekurangan:

Dimensi besar dan berat, kurang lincah di jalan sempit atau parkir padat
Tidak ideal bagi pemula
Tarif sewa paling tinggi